Showing posts with label life. Show all posts
Showing posts with label life. Show all posts

Monday, November 11, 2013

Berseri di hari Anniversary :D

Mungkin postingan ini ngga ada kaitannya dengan craft ataupun hal-hal yang biasa diposting di blog ini.
Tapi, percayalah bahwa dari sinilah awal blog ini tercipta & karena ada tanggal inilah, akhirnya kami bisa membawa sesuatu yang beda dan akhirnya dijadikan Tuhan sebagai ladang rejeki buat kami berdua.

Dua tahun lalu, di tanggal & jam yang sama..
Kami memulai semuanya cuma berdua. Benar-benar berdua.


Memikirkan dan menyiapkan semua kebutuhan pernikahan dengan budget minimalis, karena hanya mengandalkan tabungan bersama itu rasanya waktu itu super beraaatt.. Tapi, ternyata dengan cerita seperti itu, kami sampai sekarang jadi lebih menghargai setiap detik perjalanan rumah tangga ini. Karena kami memulainya bersama bukan hanya dengan perasaan bahagia, tapi juga dengan perjuangan.
Dan entah kenapa, semenjak bersamanya, saia harus terus berjuang.
Mulai dari hal kecil sampai hal-hal besar.



Ini foto jadulll, taun 2010, waktu masih berapa hari jadian kayaknya, masih bahagia-bahagianya :D
LOh, sekarang masih bahagia, tapi tanggungannya udah banyak, hahaha.

Mungkin banyak orang yang belum tau gimana sejarah kami bisa bersama, karena kami juga selalu males cerita panjang lebar. Yang jelas, yang bikin saia sampe detik ini masih kuat berjuang bersamanya adalah.. karena dia "gila" :D






Kadang, rasanya berat,capek, kesel, tapi manusia aneh ini, walopun susah banget untuk ngasih motivasi yg bagus buat istrinya, minimal dia punya segudang cara buat bikin saia ketawa lagi dan pelan-pelan lupa sama semua yang membebani pikiran.


Dari awal, kami bersikeras untuk hidup berdua, tanpa campur tangan orangtua. Alesannya, karena ngga mau hidupnya terkekang sama aturan-aturan yang bikin nggak nyaman tinggal di rumah dan juga karena dulu, bapak saya pernah bilang, hidup itu baru bener-bener dimulai semenjak kita menikah dan atau punya anak.
Ternyata bener.
Dengan menikah dan hidup mandiri, kami bener-bener belajar "hidup".
Kalo setelah menikah masih tinggal sama ortu, ngga belajar2.
Ngga belajar ngatur keuangan untuk bayar listrik, air, dan banyak kebutuhan lain karena masih numpang. Bangun tidur (mungkin) ngga perlu masak,nyuci, bersih-bersih karena ada pembantu keluarga yang udah ngelakuin itu semua.
Uang pasti masih tersisa banyak buat diri sendiri karena beberapa kebutuhan masih 'nunut' :)


Jadi, kami memutuskan untuk punya rumah sendiri, tapi karena waktu itu kondisinya lagi labil ekonomi, kepake buat nyiapin kawinan.. Kami terpaksa kontrak dulu dengan cita-cita nanti harus punya & beli rumah sendiri, dengan uang bersama.
Dan alhamdulillah, akhirnya di tahun kedua ini, kami segera punya rumah sendiri, walopun harus ngeluarin darah & airmata dulu sebelumnya :D

Dilema terbesar yang terjadi di detik-detik kami mau menikah adalah, saia memutuskan untuk keluar dari pekerjaan saia sebagai Desainer Interior dengan gaji cukup lumayan.
Jadi, cuman satu orang aja yang kerja dan harus membayar cicilan kontrakan rumah tiap bulan, belanja sehari-hari, tagihan listrik-air-internet, daaan masih banyak lagi~
Takut?
Bukan takut lagi, waktu itu kami berdua sampe nangis bareng karena takut ngga bisa menjalani semua itu.

Kenapa saia mutusin untuk keluar dr kantor padahal butuh uang untuk menyambung hidup?
Pertama, karena saia selalu ngerasa ngga cocok kerja di kantor dengan segudang keterbatasan. Saia pengen jadi ibu rumah tangga. Tapi tentunya, yang punya "pekerjaan".

Waktu itu, dengan setengah yakin, saia membesarkan hatinya, bahwa bisnis craft yang akan saia jalani nantinya, pasti akan menghasilkan. Minimal bisa untuk menambal kekurangan kebutuhan sehari-hari.
Ternyata, setelah dijalani, kami ngga pernah kekurangan walopun cuma satu orang aja yang bekerja, di awalnya.
Karena kami berusaha yakin, Tuhan pasti tau apa yang kami butuhkan.




Karena keterbatasan di awal pernikahan itulah, akhirnya kami mebuat sendiri semua printilan pernikahan kami secara handmade. 
Ini salah satunya, undangan yang didesain sederhana, tapi supaya gimanaa-gituu, kami buat sebagai pembungkus coklat, supaya yang diundang sungkan kalo ngga dateng, udah makan coklatnya :p

Yang belum tau apa aja printilan pernikahan yang kami buat dua tahun lalu dan gimana keseruannya, bisa klik
di sini, di sini, di sini, dan di sini.. hahaha banyak ya :p

Ternyata, dari sinilah, kemudian rejeki kami berdua, di tahun berikutnya di bukakan. Kami jadi sering membuat printilan pernikahan handmade, untuk orang lain, sampai sekarang :)

Mungkin, karenasetelah menikah, kami langsung dikasih kepercayaan untuk punya momongan.
Karena kami percaya, kalo Tuhan menitipkan sesuatu, Dia juga pasti udah nyiapin semua kebutuhannya.



Ini dia, si pembawa rejeki, beberapa jam setelah ia muncul di dunia. 
Ibunya mukanya enggak bangettt >.<

Seperti arti namanya, dia bener-bener anugerah.
Setelah kelahirannya, seolah-olah kran-kran rejeki keluarga kami kemudian dibukakan. Alhamdulillah.

Sekarang kami sudah bertiga, walopun kalo pagi sampe sore, saia tetep berdua sama Daca.
Sudah bertiga, dan tetap berjuang bersama.
Mulai dari harus berjuang ngasih ASI eksklusif, berjuang sehari-hari merawat Daca tanpa bantuan orangtua & pembantu, berjuang melawan ngantuk di pagi hari harus tetep masak untuk makanannya, dll deh.

Tapi, saia seneng, karena saia ngga melakukannya sendiri, tapi berdua.

Kami ngga pernah nitipin anak ke orangtua, lalu kami nonton bioskop dan makan berjam-jam di mal, kami selalu mengajak Daca dalam kegiatan a-pa-pun.
Dengan satu alasan, kalo kami seneng-seneng, dia juga harus ikut ngerasain.

Walaupun kadang rasanya pengen melakukan percobaan bunuh diri berkali-kali saking capeknya, hahahaha.


lebaran pertamanya Daca


Ini waktu lebaran taun 2012, waktu itu Daca masih umur 1minggu & masih sering dibilang "kecil ya, kurus ya" :)
Waktu itu emang kami berdua suka jengah sama semua celotehan itu, perasaan loh anak kami lahir dengan panjang dan berat yang umum, tapi selalu banyak orang yang menilai seperti itu. Karena itulah, kami jadi semangat untuk bikin mereka akhirnya merubah kata-katanya di kemudian hari :)


Dan ini, lebaran setahun kemudian.


Akhirnya, kata-kata mereka berubah :D
Daca bertumbuh jadi anak yang nggak kecil & kurus lagi. Malah dia tumbuh jadi anak yang sangat suka kegiatan-kegiatan akrobatik yang bikin ibunya pengen ngasuransiin jantungnya, hehehe.

Dua tahun ini, begitu banyak kejadian yang kalo diceritain satu persatu bakal jadi novel tebel. Dan saia juga ngga mau mengumbar gimana beratnya perjuangan kami, apa aja yang harus kami lewati. Yang jelas, karena banyak hal yang harus kami perjuangkan bersama inilah yang membuat kami dikuatkan dan ngga bisa menjadi egois.

Kadang saia berpikir, mungkin banyak pria lain yang lebih gimanaa-gituu daripada bapaknya Daca, yang mungkin saia bisa cuman tinggal tidur, ngga harus masak, ngga harus "kerja".
Tapi, saia belum tentu sebahagia ini.

Apakah dia semanis itu?
YA JELAS ENGGAK-LAH :p
Sama seperti saia, dia juga banyak ngeselinnya. Males banget kalo disuruh ngerapiin barang-barang, hobinya tidur, males ngabarin, dan banyak lagi dweh yang bikin kadang pengen nge-wax kumisnya :p

 :p


Ini masih dua tahun.
Belum ada apa-apanya.
Masih ada waktu yang sangat panjang untuk terus berjuang,




..dan bersama-sama melihat Daca yang terus tumbuh semakin besar :)



happy anniversary, love~
no cake, no candles, no gifts, we just always celebrate it in a simplest way.
as simple as 'I love you'

<3

Monday, May 6, 2013

Melakukan hal TERBAIK sebaik-baiknya demi si bayik :D


hari ini tepat 9 bulan umurnya Daca. tepat 3 bulan sejak mulai makan. Karena beberapa temen ada yang tanya tentang MP-ASI, jadilah saia bikin notes tentang perjalanan MP-ASI nya Daca selama 3 bulan ini.

disclaimer:
CATATAN INI DIBUAT BUKAN UNTUK MENGGURUI, BUKAN UNTUK PAMER, LEBIH KE ARAH MEMOTIVASI UNTUK MEMBERIKAN YANG TERBAIK SEMASA MP-ASI.
MP-ASI adalah Makanan Pendamping ASI. Namanya pendamping, brarti ASI tetep yg utama ya..

hari pertama makan

Beberapa orang yang ngeliat bodinya Daca yang gimol-gimol nan semlohe itu selalu nanya, "Susunya apa?".
Jawabannya, "Susunya ASI aja". Dan biasanya disambut komentar2 lanjutan. Ada yang mendukung, ada yang teteup nyaranin pake susu formula sebagai tambahan. Di-skip aja soal ASI ini, karena udah pernah saia tulis di blog terpisah.
Selain tanya soal susu, biasanya mereka juga nanya, "Makannya gampang ya, kok gemuk banget..".
Jawabannya..

Di awal mulai MP-ASI 3 bulan lalu, Daca itu adalah bayi yang napsu makannya lumayan. Lumayan angot-angotan :p Kalo lagi moodnya bagus ya gampang mangap, kalo lagi males ya ibunya diajakin berantem. DI umurnya yang 6 bulan waktu itu, udah langsung makan 2x sehari, pagi & sore. 
Sebelum dia mulai makan, saia sebagai ibu yang idup di era digital ini, nyari info2 & resep2 tentang MP-ASI sehat. Karena saia & suami berkomitmen untuk ngga pake makanan/minuman instant sama sekali selama Daca masih terkategori sebagai bayi, batita, balita.

Kenapa?

Ada beberapa alesan. Yang paling utama sih soal kesehatan. Kita ga mau dia makan makanan yang ngga tau kandungannya apa. Dan bukannya makanan instan itu udah mengalami banyak proses kimiawi shg dia bisa jadi bentuk instan?. 
Selain itu, secara kasat mata, variasi rasa pada makanan instan untuk bayi kan kurang beragam ya.. jadi IMO, nanti anaknya kurang banyak mengenal bahan2 makanan. Ngga ada kan makanan instan untuk bayi rasa salmon keju brokoli? :D Kalo kita masak sendiri, anak kita bisa ngerasain betapa nikmatnya menu itu loh.. ;)

Komitmen untuk ngga pake makanan instan itu akhirnya menuntut effort lebih dari ibunya. Harus masak pagi2 buta waktu juragan2nya masih nggletak di kasur masing2. Dengan masak sendiri semua makanan utk bayi kita, kita tau kebersihan dan apa aja yang anak kita konsumsi. Jadi ngga was-was dan dijamin ngga ada acara sakit. Kalopun misalnya ada masalah sembelit atau alergi di awal mp-asi, kita bs tau bahan makanan apa yg jadi pemicunya.

Oia, jangan ngasih makanan bergula & garam untuk bayi di bawah 1th yaaaa... plis bgt deh. Termasuk untuk snack alias biskuit/cookiesnya. SIstem pencernaan bayi tu kan belum kyk org gede ya.. kasian kalo ginjalnya harus kerja keras. Lagian bayo yg kebiasaan pake gula garem, ntar gedenya jd ga mau makan kalo makanannya kurang rasa. 
Rasa manis bisa diganti sama buah2an. Jangan ragu deh nyampurin bubur nasi sama buah.. Mungkin bagi kita kok aneh.. tapi bayi itu seleranya aneh. Mereka tuh doyan "Yucky Yummy Food". Daca pernah makan oatmeal,ikan,brokoli dan pisang :)) ga kebayang kan rasanya? tapi lahap bener makannya. Rasa asin, bisa diganti sama bawang2an. Tapi penggunaan bumbu dapur macem bawang, kunyit,sereh, lengkuas ini baru boleh umur 8bln ke atas ya..

Untuk snack nya pun, saia ngga ngasih dia biskuit2 yg dijual di pasaran. Saia bikin sendiri, demi komitmen ngga ngasih gula garem. Biskuit di pasarna itu rasanya manissss.. pasti seenggaknya ada gulanya kan? coba baca ingredientsnya deh, kalo ngga percaya.
Untuk cookiesnya Daca, butter yg aku pake juga bukan mentega biasa.. tapi unsalted butter alias mentega tawar tanpa garem.
Kalo keju?
Iya, cookies dan beberapa makanannya Daca pake keju. Keju yg beredar di Indonesia pasti ada garemnya, tp aku milih yg kandungan garemnya paliiiiiiiiiiing dikit. Ada beberapa merk impor & lokal yg bisa dipake kok.

Kok kayaknya lbh enak dibaca kalo pake poin2 ya? Atau sebenernya notes ini ga ada yg baca? :p

- Bayi mulai makan itu disaranin umur 6bln ya. Kalo jaman ibu/nenek kita dulu, ada yang umur 4bln udah didulang, jangan ya.. sistem pencernaannya belum siap tuh..

- Di awal MP-ASI, tekstur makanannya dibikin se-encerrr mungkin ya.. biar ga kaget bayinya, kan selama ini cuman minum ASI, kalo langsung padet banget ntar malah sembelit atau muntah karena nolak makanan. Jangan peduliin celotehan orang yang bilang "kok encerrr banget?" *pengalaman pribadi*. Yang paling tau kebutuhan bayi kita ya ibunya, org lain emang suka komen yg menjatuhkan. ABaikan. Mereka itu sok tau :p

- Pelan2 teksturnya dinaikin ya.. mulai dari bubur tepung encer - bubur tepung padet - nasi tim saring - nasi tim lembek- nasi tim - nasi biasa. kalo mau naik tekstur liat kemampuan bayinya juga, jangan maksa, ntar malah ngga mau makan. Untungnya, dokternya Daca ini orgnya eksperimental.. di umur 6.5bln dulu.. udah disuruh langsung nasi tim saring, mestinya masih tekstur bubur tepung/puree. Tapi karena anaknya malah doyan makan kalo dinaikin tekstur ya lanjut aja sampe sekarang..

- Kedisiplinan naikin tekstur ini penting loh, supaya ntar waktu umur 1th anak kita udah bisa makan table food (makanan yg sama dg makanan bpk ibunya). Alhamdulillah Daca umur 9 bulan ini udah bisa makan nasi tim biasa, tapi masih yg lembek. Jadi insyaAllah setaun udah bisa nasi biasa. Aamiin.

- Beli alat2 makan yang ergonomis, yang enak dipegang sama ibunya waktu nyuapin, botol minum yang anti tumpah & anti badai kalo perlu, krn biasanya anak itu suka akrobat kalo makan (ini Daca sih, gatau kalo anak laen:D )

- Para working mom, ga perlu bingung gimana cara nyiapin makanan sehat utk anaknya.. banyak cara & ada metode frozen food kok, googling ya :)

- Umur 6-7bln waktunya utk ngenalin semuaaa jenis sayur, buah, serealia. Kalo dokternya Daca sih, semua boleehhh. Hajar aja! Asal ngikutin aturan 4DR. Apa itu?
4DR itu 4 Day Rules. Jadi kita harus ngasi jenis makanan yang sama selama 4 hari berturut2 untuk tau ada reaksi alergi ga. Untuk lebih lengkapnya, googling aja ya :p

- Enaknya kalo masak sendiri, bisa suka2 berkreasi nyiapin menu. Seadanya bahan2 di kulkas :D

- Nah, kalo udah umur 8 bln, ini mulai seru.. karena udah boleh mulai makan cookies/biskuit, dairy product alias produk olahan susu macem keju,yoghurt, butter dan roti tawar.

mulai makan roti gandum

- Kalo mau sehat & bebas gula garem, bikin cookies sendiri ya.. gampaaaang & cepet bgt kok bikinnya :)
{kalo butuh resep2, boleh panggil saia deh.. siap membantu}


homemade cookies-nya Daca, no sugar & salt added

mulai makan cookies..

- Kalo mau beli yoghurt, beli yg Plain ya, yang ga ada komposisi gulanya. Agak susah emang nyarinya, harus di supermarket gede/impor

- Roti tawarnya cari yang sugar free juga.. ada kok di salah satu bakery terkenal di SUrabaya

- Mulai umur 8bln udah blh dikenalin kuning telor. inget ya, kuningnya aja.. kalo 1 butir telurnya ntar waktu umur setaun.

- Sebenernya, ikan2an baru blh umur 9bln, tapi karena sama Dokternya Daca udah boleh mulai 8 bulan, jadinya ya tergantung kebijaksanaan ortu aja.. mihihi.

Segitu dulu deh infonya, semoga bermanfaat.. kalo mau lebih lengkap jangan males2 cari info ya.. banyak link tentang mpasi yang bagus..
kalo aku ikutin yang ini nih:
mpasirumahan.com
mamakukokihandal.wordpress.com

oia, jangan bandingin anak kita sama anak lain ya.. Beberapa bayi emang susah makan, susah naik tekstur, dll. Beda tiap anak.
Trus..walopun ngga boleh maksain makan ke anak krn takutnya trauma, tapi jangan lemah jg sama anak.Keras Kepala dikit!
Anaknya ga mau makan, cari caraaa terus spy mau. Makanannya dicampur buah kesukaannya misalnya, sambil nyanyi atau main, dibikinin cemilan yg ada karbohidratnya (misal: puding jagung tahu). 

Trus.. IMO, keberhasilan ngasih MP-ASI sehat untuk bayi kita itu, juga dipengaruhi oleh lingkungannya. Sama kayak kunci keberhasilan ngasih ASI eksklusif. Jadi, orang2 lingkungan sekitar kita jg harus diedukasi tentang MP-ASI sehat. Ngotot kalo perlu :p

Yang udah berhasil ngajak suaminya jadi "AYAH ASI", ajak juga jadi "AYAH MP-ASI" :D spy mendukung pemberian MP-ASI sehat dg cara memenuhi semua kebutuhan bahan pangan anaknya dg menyisihkan gajinya, krn makanan sehat untuk bayi emang "agak mahal" atau buat working mom, ajaklah si ayah ikut ke dapur waktu hari sabtu/minggu utk bantuin bikin stok frozen food  :)

kadang sodara, nenek, tante dan orang2 di sekitar bayi kita tu suka terlalu "baik hati". Lagi makan nogosari, liat ada bayi lucu mangap2, dikasih dikit.. -__-" gagal deh MP-ASI bebas gula :))

Kunci keberhasilan yg kedua, Read your baby. Ini sampe sekarang saia masih belajar dan terus belajar mbaca DAca yang moodnya angot2an banget. Persis ibunya. Ngiahahahaha.

Ibu harus tau ya, anaknya paling doyan makanan apa. Penting banget nioh kalo tiba2 anaknya GTM (mogok makan). Bisa di'tipu' dengan makanan yg dia suka tapi dicampur karbohidrat & sayur di dlmnya. Kyk kemaren, waktu Daca agak meler, spy tetep makan.. karena dia jagonya pisang.. kucampurlah oatmeal,tahu,brokoli spy sehat.. dengan seonggok pisang! Yaiks, rasanya klo org gede yg makan bisa muntah. Tapi, Daca? abis semangkok :D

Umumnya, bayi itu lebih suka nyemil daripada makan besar. Kalo emang susah banget makan biasa, bikin cemilan yg mengandung karbohidrat & protein ya.. biar tetep kenyang & sehat anaknya, misalnya nih kemaren Daca dibikinin cake jagung manis, puding tofu & jagung manis, kue pisang, macem2 deh resep di internet yang bisa dicontek ;)

nugget tahu wortel

banana steam cake

jamanike cake 
(jagung manis keju)

Penting juga, di awal MP-ASI anak dikenalin sama berbagai macem sumber karbohidrat selain nasi. Kayak oatmeal, ubi, singkong, kentang, jagung. Selain supaya tau banyak variasi makanan & ga bosen, kalo misal ibunya bangun kesiangan atau lagi cwapekk pagi-pagi ngantuk males masak, bisa lbh simpel ngga perlu bikin bubur/nasi tim ;)


Yang terkahir, yang selalu suami saya camkan tiap saia sms ngeluh stres :p
"Sabar yaaa..."

Anaknya baru belajar makan. Namanya belajar brarti belum tau gimana seharusnya. Belum bisa ngomong maunya apa. Jadi ibunya harus ekstraaa sabarrr. Jangan menyerah ya ;)
*gampang banget nulisnya*
Ngiahaha, jgn nyangka  saia sabar ngadepin Daca yang kalo makan angot2an & suka sambil akrobat ini.. saia pernah kok saking jengkel & capeknya, ngebanting piring makannya & langsung nangis di pojoka krn ga sabarr.. :p >> jangan lakukan ini  di rumah.

Semoga berhasil ya,
Bikin MP-ASI sehat ngga perlu skill masak kyk mau jadi kontestan MAsterchef kok, cuman perlu niat.
Semoga si kecil sehat & ngga angot2an makannya. Aamiin :)


DASCHA ARUNIKA
turns 9 months old, today :)


Wednesday, February 6, 2013

Sixth of February. Six Months of Her. Graduated from ASIX

Sebelumnya, maapkan kalo postingan kali ini ngga ada hubungannya sama dunia crafting, hehehe.
Tadinya mau nulis postingan ini di blog curhat di wordpress, tapi kok lupa password-nya :P
Jadilah pengen teteup menumpahkan kebahagiaan ini di blog yg ini.
Semoga cerita di postingan ini juga bisa bermanfaat buat kalian ke depannya :)

Ini adalah cerita tentang asiknya memperjuangkan ASIX untuk anakku, Dascha.
Yang belum tau, ASIX adalah singkatan dari ASI Eksklusif.


muke guee..kucel amet >,,<

Dascha lahir pas 6 bulan lalu dengan berat badan 2.9kg. Ngga kurang sih, tapi umumnya orang yang ngeliat dia pasti bilang "kecil".
Aku sih ngga peduli, karena anaknya sehat, ngga kuning dan di awal-awal dia udah pinter nyusu *kata dokter anaknya sih*

Dari masih jaman hamil, aku dan suami bener-bener berkomitmen untuk ngasih ASIX ke bayi kita nanti. Dengan alesan, itu adalah makanan/minuman yang paling bagus buat dia dan alesan yang paling mendasar adalah HEMAT! :p
Ngga perlu ngeluarin biaya apapun untuk minumannya selama enam bulan, cuman perlu ngeluarin 'anggota tubuh' :D

Yak, ternyata, komitmen untuk ngasi ASIX itu tantangannya buwaaaanyaaak. Dan akupun mengalaminya sepanjang enam bulan ini. Di awal Daca pulang ke rumah Uti-nya (ibu mertuaku), semua berjalan aman-aman aja, karena si Uti & tantenya Daca sangat pro-ASI. Jadi segala cara & cerita dilakukan demi men-support acara breastfeeding ini. Mulai dari dimasakin daun katuk sampe baca-bacain cara ngasi ASI yg bener.
Masalah mulai timbul waktu Daca dikunjungi Yai & Nyai-nya (bapak ibuku nih ceritanya).
Pertanyaan pertama dari bapakku adalah, "Gimana? ASI-nya lancar? Dipompa kluar berapa cc?"
dan akupun menjawab dengan tenang, "Lancar. Anaknya mimik terus kok. Tapi kalo dipompa ngga kluar. Keluar cuma dikit"

JDERRRR!!!

tiba-tiba bapakku langsung esmosi jiwa raga dan memvonis bahwa ASI-ku itu sebenernya ngga keluar. Dan selama beberapa hari ini Daca ngga minum apa-apa. Cuman ngempeng aja. Seketika dia langsung nggendong Daca yg lagi tidur dan saat itu juga aku seolah-olah divonis jadi orangtua yg paling ngga peduli sama anaknya.
Bapak bilang, Daca lemes karena 3 hari PASTI ga minum ASI, karena ASInya ga keluar. Padahal, bayi baru umur 3 hari kalo tidur kan emang lemes. Daca bobotnya pasti berkurang setengah kilo karena pas digendong kok ringan. Daca mulai kuning, diliat dari matanya (padahal waktu itu , ngga ada satu sentipun garis warna kuning di matanya :| )
Dan karena semua vonis itu, Bapak langsung nginjek gas mobil & nyari minimarket terdekat buat beli apa sodara-sodara???

Yak, betul.
SUFOR. SUSU FORMULA.

Rasanya sedih banget. Udah divonis yang jelek-jelek, anakku bakal gagal dapet ASIX. Tapi waktu itu cuman bisa pasrah aja demi meredam emosi satu pihak.
Hari itu Daca terkontaminasi 60cc sufor :(
Bayangin, bayi umur 3 hari yang harusnya takeran mimiknya cuma 5-10cc, dikasih 60cc sufor. Alhasil, dia tidur ngga bangun2 hampir 5 jam. Overfeeding kayaknya.

Setelah sempet berkonsultasi via SMS sama temen yang kuliah kedokteran & udah punya anak 2, katanya itu wajar aja kalo di awal-awal melahirkan ASI belum ngucur deres, karena kebutuhan minum bayi juga masih amat sangat dikit. Lambungnya aja sebiji kelereng doank. Intinya, ASI itu all about "supply meets demand". Jadi ngga ada yang namanya ASI kurang. ASI itu bakal keluar sesuai kebutuhan bayinya.

Untungnya selama 40hari aku tinggal di rumah mertua yang ngga mendukung penggunaan sufor. Begitu juga adik iparku. Apalagi dia sempet ikut kelas laktasi di Rumah Sakit tempat Daca lahir. Jadi dia tau seluk beluk yg bagus untuk breastfeeding.
Cukup sufor itu dikasih pada hari itu aja. Aku mulai cari-cari info, baca-baca, tanya sana sini, follow akun-akun twitter yang supporting para ibu menyusui, dan aku semakin yakin dan banyak belajar kalo ASI itu pasti keluar pada tiap ibu yang habis melahirkan, pasti ngga akan kurang, pasti mencukupi kebutuhan bayi, pasti bikin anaknya sehat.

Tantangan selanjutnya adalah, harus berbohong ke Bapak Ibuku. Setiap nelpon nanya perkembangan cucunya selalu nanya ASInya udah lancar belum, tapi ada pertanyaan tambahan "Hari ini minum susu botol (susu formula) nya berapa banyak?" Hrrrr~
Haruslah bohong daripada dimarahin lagi. Bilang aja sekali dua kali. Padahal sama sekali ngga minum sufor, hehehe.

Untungnya lagi, aku hidup agak jauh dari ortu, jadi intervensi ngga terlalu banyak :p
Di saat aku brosing-brosing, aku nemu akun twitter @tipsmenyusui dan langsung kepincut sama 'bio' akunnya: MENYUSUILAH DENGAN KERAS KEPALA.
Hahaha, aku banget. Aku bener-bener keras kepala kalo nyusuin, kadang anaknya males2an aja aku "paksa" dengan segala cara. Mulai dari pindah-pindah tempat, nyanyi-nyanyi, de-el-el. Pokonya harus nyusu! :p

Dan alhamdulillah, hasilnya signifikan. Bulan-bulan setelah kelahirnan, bobotnya naik drastis. dari 2.9kg, di bulan ketiga, bobotnya 7.1kg :D
Sampe dengan hari ini, semua orang yang ngeliat pasti ngirain Daca udah mulai makan, karena anaknya gimol-gimol gitu. APalagi kalo ada yang nggendong, pasti bilang berat :))
Bahkan ada yang nanya, dia ini ngga obesitas kah? FYI, bayi ASIX itu ngga ada yang obesitas.
dan bayi ASIX ketahanan tubuhnya jauh lebih kuat, terbukti sih, sejauh ini Daca hampir ga pernah sakit, paling semprut-semprut dikit kalo bapaknya lagi pilek.


Setelah perjuangan berbulan-bulan itu, ada perasaan bangga yang  nggak kebayar tiap ada orang yang nanya ke Bapak Ibuku, "susunya apa, kok gemuk?" dan akhirnya Bapak Ibuku bisa jawab "ASI aja kok". Padahal dulunya ngga support gitu -__-
Beberapa sodara & temen juga nanya hal yang sama. Orang-orang yang ngga dikenal di mal juga. Dan mereka selalu bilang "kalo bayi ASI emang biasanya jadi sehat & gemuk". Alhamdulillah.
Tapi ironisnya, mereka-mereka yang udah liat hasilnya dan tau semua kebaikan ASI, justru ngga bisa menerapkan ke anak/cucu mereka sendiri. Dengan berbagai alesan.
Bahkan, Bapak Ibuku yang adalah tenaga kesehatan, juga masih kurang PRO ASI. Masih menganggap sufor itu salah satu "bantuan" untuk menambah vitamin, menambah asupan baik,dll.
Tapi untungnya semua anggota keluarga ngga ada yang percaya sama mitos-mitos ASI. Misalnya, ASI bakal pedes kalo makan pedes. Itu mitos ya, temen2.. :)

Semua ibu pasti bisa ngasih ASI Esklusif untuk anaknya.
Asalkan Keras Kepala.
Asalkan Percaya Diri.
Asalkan di-support suami.
 dan SELALU BAHAGIA.

Bahagia tiap hari itu penting, kalo  mau sukses ASIX. Dengan bahagia, hormon oksitosin bakal ngebantu pengeluaran ASI.
Udah aku buktiin. Kalo habis makan enak, habis belanja, habis nge-mal, hasil pompa ASI-nya banyak banget :)


Apalagi, kalo tiap hari bisa main bertiga  kayak gini, dijamin, ASI deres, anak hepi, jadinya sehat semuanyaaa :)

Hari ini Daca lulus ASIX 6 bulan dan tadi pagi mulai makan. Semoga kelahapan makannya tadi pagi terus berjalan sampe gede. Hehehehe.

Semoga ngga ngantuk ya baca cerita ini :)

Happy breastfeeding ;)

Friday, August 31, 2012

Gift on August

Hai semwanyaaa.. :)
Akhirnya bisa nyuri-nyuri waktu untuk kembali nge-blog setelah sekian lama berkutat dengan perut yang kian membuncit & hati yang deg-degan nunggu lahirnya makhluk kecil yang di dalemnya..

Dan akhirnya, tgl 6 Agustus 2012.. aku dikasih hadiah oleh Allah SWT. Dengan proses yang nggak sesakit & seserem yg aku denger dari khalayak ramai, dia sekarang hadir menambah kebahagiaan untuk keluarga kecilku :)
INI DIA..

DASCHA ARUNIKA
(cahaya pagi pemberian Tuhan)


Terimakasih buat temen2, customers dan sodara2 yang udah ngucapin selamat buat kelahiran Daca. Semoga smua doa-doa kalian untuk si imyut ini diiabah Allah SWT. Aamiin.
Daaan..

satu lagi hadiah yang mampir di bulan agustus ini adalah.. AKHIRNYA AKU MENANG GIVEAWAY!! Yay!
Setelah beberapa kali ikutan giveaway sana-sini & gak ada hasilnya, akhirnya lewat GA dari mba Wina Adam dari karyasukasuka, aku dapet sepaket benang Thailand, drawstring pouch & knitting needle :)


seperti komenku di blognya mba Wina waktu ikutan GA ini, aku berharap bgt dapetin salah satu GA-nya itu2 sebagai kado kelahiran anakku :D eh.. ternyata bener, anaknya lahir.. dapet pula GA nya :)
Benang Thailand dari mba Wina ini bagusss banget dan isinya banyak pula. Benang akrilik yg pas bgt tekstur lembutnya kalo untuk wearable crochet, buat baby apparel g pas.. tp masalahnya.. kapan sempet ngeraut lagi kalo bayinya aja masih manja2an gini :D

Monday, July 9, 2012

Crafty Patty's Classroom

Di awal kemunculannya, Crafty Patty lebih sering ngasih tutorial-tutorial sederhana secara online lewat blog atau facebook. Dan karena waktu itu banyak orang yang cukup interest sama tutorial yang kami bagiin, jadilah kami bikin grup di facebook dengan judul "Crafty Patty Classroom".
Selain untuk menjaring massa, kami juga pengen "ketemu" sama orang-orang yang pengen belajar craft sederhana :)
Seiring dengan berjalannya waktu dan kesibukan.. di grup itu kami mulai jarang mem-posting tutorial-tutorial, malah lebih sering promosi barang-barang terbaru dari Crafty Patty, hehehhe..

Dan.. di bulan Mei-Juni tahun ini, tiba-tiba beberapa temen di facebook ada yang nanya-nanya bisa ngga kalo mau les rajut (crochet). Dan dengan semangat yang terselip di sela-sela kesibukan ngerjain orderan.. saia berusaha mencari-cari "murid" untuk ikut bergabung dalam sebuha kelas kecil bertajuk:
"Crafty Patty's Offline Classroom: Crochet for Beginners"
-panjang ya judulnya :p-

Saia emang ngga mau kalo acara belajar merajutnya lebih dari 5 orang. Dijamin nggak kondusif, karena nanti  perhatian ke "murid-murid" jadi kurang intensif, ngga bisa ngajarin dengan detail juga.
Setelah beberapa hari masang woro-woro, sebenernya ada 8 orang yang mau bergabung, tapi kemudian setengahnya batal karena alasan pekerjaan, jadwal dan kesehatan..
Jadilah kelas merajut perdana kami diikuti oleh 4 orang perempuan muda :D

Nah, daripada capek baca cerita panjang lebar ini.. mending kita liat-liat dokumentasi yang cuman seiprit ini, maklum.. kami berlima jarang berfoto-foto ria saking seriusnya belajar merajut *boong banget* :D



Kelas kecil kami ini dihelat (saelah..bahasanya) di foddcourt Toko Buku Petra Togamas Pucang, Surabaya tiap hari Minggu jam 10-12 siang. 

Dan.. taraaaa.. ini dia printilan-printilan hasil karya cewe-cewe di atas selama belajar merajut & ngebca pola japanese crochet pattern.
Berhubung ini kelasnya for beginners.. yaaa.. dont u expect hasil karyanya berupa sweater atau taplak meja 2 meter :p


Lumayanlah, rasanya seneng banget mereka udah bisa baca pola & menghasilkan mini items ini :)
Minimal sekarang mereka jadi lebih passionate sama crocheting, sampe beli-beli benang terus.. sampe ada yang minta kirimin pola lewat email.. sampe ada yang aku todong untuk bikinin baby stuff untuk kado lahiran anakku nanti :D


Nah.. kalo ini foto salah satu "murid" teladan  telatan :p
Yang akhirnya berhasil bikin bros sendiri :)
-fotomu aku pasang,dit..biar makin terkenal, hahahha-

Dan kelaspun udah berakhir 2minggu lalu, setelah kami bertemu 6x (nyempil 1x pertemuan untuk kelas tambahan)
I miss my old days with them..
Semoga ilmu yang mungkin cuman seiprit kemaren bisa berguna yaaa.. dan harus rajin2 latian, biar makin terampil tangannya ;)

Thursday, May 10, 2012

Prenagen & The City: Surabaya


Hai.. hai.. selamat hari Kamis :)

Kangen juga udah lama ngga nge-blog. Hari-hari semakin kerasa sempit karena ngerjain orderan baby capelet yang tak kunjung selesai :(  Bukan karena pola rajutan yang susah, tapi ngelawan rasa malesnya ini loh yang susah.. :p *teteuup pemalas*

Karena itulah, hari ini aku posting hal lain selain craft. Ini adalah reportase kegiatanku selama jadi ibu hamil muda yang kurang kerjaan gaul :D 

Yak, ini adalah acara "Prenagen & The City" yang hadir di Gramedia Expo, Surabaya tanggal 6 Mei 2012. Acara yang diusung oleh salah satu produsen susu untuk Ibu Hamil ini dipadetin sejumlah ibu-ibu tua & muda berperut buncit yang mungkin pengen calon bayinya mirip Dian Sastro. Ya, Dian Sastro, bintang tamu acara ini.. yang pastinya juga menarik bapak-bapaknya untuk pura-pura nemenin si ibu ikutan acara. Padahal pengen ketemu Mbak Dian :p

sumber: google images

Seperti yang tertera di posternya, acara ini ngga cuman nampilin Dian Sastro sebagai daya tarik acara, tapi ada juga sesi Belly Danxercise. Yak, itu adalah salah satu senam hamil yang lagi ngetren -katanya-. Tapi sayangnya, poster ini menipu, jelas-jelas Dian Sastro-nya ngga ikutan sesi itu. Kelas belly dance cuman dipandu sama dua trainer lokal Surabaya.

Ini dia beberapa foto di hari Minggu kemarin..

Tiap peserta acara diwajibin pake kaos warna ungu yang ada di Goodie Bag

Bahkan bapak-bapaknya juga harus rela pake kaos Prenagen :p
Ini bapak-bapak pada ngumpul di depan hall, karena nggak boleh ikutan kelas Belly Danxercise


Nah, ini waktu sesi Meet & Greet sama Dian Sastro yang sekarang udah balik jadi kurus.. :D

hihihi..maap mau narsis dikit :p
di acara ini, tanpa diduga aku ketemu sama temen SMP-ku yang juga lagi hamil :)

ini dia ibu-ibu lagi siap-siap ikut kelas Belly Danxercise, sayang ngga bisa dapet foto trainer-nya, karena yang moto lagi seseruan sendiri denger lagu senam RnB top 40 *lupa diri kalo hamil* :D

kelar berkeringet ria, saatnya mejeng ria di depan "Pohon Komitmen Prenagen"
Pohon Komitmen ini digantungin kertas yang ditulis komitmen2 apa yang bakal dilakuin peserta supaya anaknya jadi anak yang sehat, cerdas & bahagia..
*kalo ada yg komentar: Kok kamu gak kliatan hamil? jawabannya.. yah, saya mau hamil kayak model-model, tetep langsing & gaul :p*

Dan ini adalah fotoku bersama oknum yang telah menghamili saya, sehingga harus mengikuti acara Prenagen & The City ini, hahahha :D

Ngga ketinggalan, ini adalah lunch box-nya.. Disponsori katering no.1 di Surabaya.. tapi sayangnya, makanannya sih biasa-biasa aja, ga terlalu istimewa.


Sekian reportasenya ya.. semoga ngga ilfil liat poto-poto narsisku :D

Have a great day, peoples.. ;)

Wednesday, April 4, 2012

Report: Bazaar MSF 1 April 2012

Hai hai hai.. postingan kali ini akan mereportase singkat kegiatan Bazaar & Workshop My Sisters Fingers hari Minggu lalu, tgl 1 April 2012..

Bazaar ini merupakan bazaar perdana kami semua sebagai anggota MSF, jadi pengalaman-pengalaman mulai dari persiapan sampai hari H semua hampir sama (berdasarkan baca share pengalaman peserta Bazaar di grup FB). Mulai dari bingung mau jualan apa, begadang sampe H-1, dan segudang pengalaman lain yang seru kalo diceritain.. ngga enak kalo dijalanin :p

Aku sendiri, cukup ribet mempersiapkan barang-barang keperluan bazaar.. bahkan dengan stresnya mikirin visual merchandising barang-barang yg bakal aku jual nanti, biar menarik mata orang-orang yg lewat. Padahal, barang cuman dikit.. tapi sok perfeksionis :D Jadilah aku merencanakan display semacam ini di rumah yg nantinya bakalan di "transfer" ke lapak di ITS..


Begitu hari H, karena hebohnya begadang.. malah bangun kesiangan.. alhasil harus jadi peserta yang paling telat dateng :(  Dan begitu dateng... wew wew... ngiri banget liat lapak temen-temen yang udah mejeng mentereng dengan banyak barang yang lucu-lucu, warna-warni, murah-murah dan menggoda hati :D


Bazaar yang mayoritas dikunjungi mahasiswa-mahasiswa ITS ini cukup rame.. karena berbarengan dengan acara Fun Bike dengan peserta umum. Untuk catatan tentang Bazaar yang lengkap dan akurat, bisa dibaca di blog mba Ririe Rengganis, ketua MSF, di sini ya :)

Dan ini adalah foto candid sewaktu aku ngerumpi  ngejaga lapak bareng Edhini  :)

 
Semoga ke depannya, acara-acara MSF bisa semakin diminati anggota & masyarakat luas di daerah Surabaya dan sekitarnya.. Aamiin.

Friday, March 30, 2012

Back for Good, Back for Craft!

Setelah dua bulan lalu terakhir memposting tentang ke-Out of Date-an ku dari dunia blog & craft..
Kini diriku kembali hadir & bakalan wira wiri di dunia yang tak pernah membosankan ini. Yah, hal ini karena makhluk kecil di dalem perutku udah bisa diajak kompromi & bergelut dengan peralatan craft lagi :D

Kegiatan pertama untuk selebrasi "comingback" ini adalah... ikut Workshop Craft! Yey!
Workshop Craft yang digagas oleh mba Ririe Rengganis sebagai ketua dari gerakan My Sisters Fingers yang aku ikutin ini ternyata udah workshop kedua. Karena mereka udah memulai workshop dari bulan Februari.

Dan.. orang yang berjasa karena telah mengajakku kembali ber-craft-craft-ria adalah Edhini dari Kiyut Handicraft :) Dia juga amat berjasa bikin aku sekarang lumayanlah bisa jahit menjahit pake tangan.. yang tadinya nol banget kalo soal begituan :D

Daripada bosen baca celotehanku ini, yuk mare.. diliat-liat dokumentasi workshop bulan Maret, gimana serunya bikin kantong serbaguna dari kain belacu :)


Ekspresi kebingungan  serius saya waktu belajar menjahit :p


akhirnya jadi juga.. walopun paling 'sederhana' dibanding yang lain, karena jaitnya blm selesai :(

(sumber foto: Dokumentasi dari fb grup My Sisters Fingers)


Dan ini dia.. karya pertamaku yang pake acara jahit pake tangan :D


Oia, salah satu program My Sisters Fingers yang bakal diadain berkala tiga bulan sekali adalah Bazaar Craft.. Sebulan ini, tangan rasanya gak brenti bikin rajutan & barang-baran lain buat ngeramein bazar itu..
Pengen liat barang-barang apa aja yang bakal mejeng di Bazaar?
Tunggu postingannya BESOK ya ;)

Have a great weekend!
mmmwach :*